Sabtu, 24 Desember 2011

Seperti Apa Peranan Pemuda Pada Masyarakat Zaman Sekarang


Pernahkah kita berkaca pada keadaan bangsa dan kehidupan sosial di sekitar kita yang semakin banyak manusia yang cacat secara fisik ataupun mental? Lalu berapa perbandingan antara jumlah remaja/pemuda yang mengunjungi cafe atau tempat2 hiburan lainnya dengan jumlah remaja/pemuda yang mengunjungi museum atau tempat2 bersejarah yang ada di sekitar?
Mungkin dari situ kita semua dapat tahu seberapa besar jumlah remaja/pemuda yang sadar dan peduli dengan percepatan yang terjadi di negara kita. Pemuda sekarang lebih peduli akan keteraturan modernisasi yang berkembang saat ini. Mencoba mengikuti arus dengan "telanjang" dan berdalih mengejar pengakuan akan tingkat intelektual yang sebenarnya memiliki esensi yang samar. Terpaku akan proklamasi kemerdekaan tahun 1945 lalu terbuai akan doktrin bahwa negara kita telah merdeka. Namun pada kenyataannya, negara kita masih belum merdeka. Tapi lucunya lagi, dengan tanpa kita sadari bahwa yang terjadi adalah hampir sebagian besar dari kita adalah sebagai "penjajah"nya. Sikap kita yang sering menutup mata, telinga, dan mulut kita akan hal2 yang terjadi di sekitar kita. Dan menurut saya itu bukan budaya hidup kita. Budaya luhur warisan para pejuang kemerdekaan negara kita yang hematnya harus kita lestarikan dalam setiap sisi kehidupan. Budaya yang berazas 'satu bangsa, bangsa indonesia...satu tumpah darah, tanah air Indonesia'.
Kini, budaya yang seharusnya tetap kokoh menancap itu sekarang telah hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perusahaan dan Negara yang Mengacu pada International Financial Reporting Standards

A.   Sekilas mengenai IFRS ( International Financial Reporting Standards ) IFRS (Standar Pelaporan Keuangan Internasional) merupaka...